Sengaja ku menyisir setiap jalan ketika masih bersamamu sayang...semua begitu menyakitkan ku, sayang....kubenar2 belum move oN dari semua kisah kita. Dirimu sosok pertama yang membuatku merasa menjadi perempuan sepenuhnya. Ingat suatu ketika saat hangat2nya kedekatan kita, nongkrong di warung kopi dan pas ketika mau pulang,sy lihat jam tanganku dan menyadari bahwa jamku lagi mati batere. Dengan segala perhatianmu, kamu keluarkan jam dari tanganku dan mengatakan padaku,”jangan khawatir, sejak kemudian sdh bs kami pakai lagi koq” dan benar adanya...sejam kemudian dia datang dan mengembalikan jam tanganku kembali. Dirimu benar2 luar biasa sayangku,dan kuakui lelaki seperti dirimu mungkin tercipta sekali dalam satu abad... seperti katamu padaku,ketika kuragu apakah dirimu bs membahagiakanku. Sayang,malam ini kembali ku sangat Merindukanmu. Tiap hari yg kulalui sepertinya semakin membuatku sesak.Seakan waktu yg berdetak ini menikam rasaku setiap saat. Sayang...betapa ku telah membaiatkan ha...