Teriknya mentari membakar kerinduanku PadaNya yang jauh namun terasa dekat, Semilir angin menggerahkan jiwa, Berbisik lirih "rindu"... Satu nama yang masih samar, Satu hati namun masih jua kabur, Kadang dilema menyentuh kalbu, Padahal ada Dia yang senantiasa setia, Menemani kala sedih maupun gembira, Memeluk ketika gelisah menjelma menjadi sedih, Membelai kala sepi menabur kegalauan. Oh,kehidupan, Inikah takdirku? Terbelenggu indah oleh dzikirku, Terpahat jelas dalam lantunan ayat-ayat suciMu' Kiriman takdirMu terlampau indah, Hingga kutak mampu berkata-kata. RahmatMu begitu nikmatnya, Membuatku terhenyak nyaris bisu. Sungguh yaa Rabby, Engkau begitu mulia semulia kuasa dan kehendakMu. kuyakin kodratMu adalah yang terbaik, Bagi manusia dan alam semesta.