Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2017

MAAFKAN DIRIKU YANG KADANG LUPA

Setiap malam kuterbangun, Gelisah, Seakan tak bisa tidur nyaman, Kusadari ternyata, Dia mungkin rindu padaku, Dan ingin menyapaku, Rabbi.... Maafkan aku yang kadang mengabaikan panggilanmu, Ampuni aku yang kadang tak menghiraukan kerinduanmu, Kupun rindu padaMu, Rindu pada rasulMu, Allahumma sholli alaa Muhammad wa ali Muhammad. Rabbi.... Hati ini penuh dengan kerinduan, Ingin segera berjumpa denganMu, Slalu berada di sisi RasulMu,

KETIKA....

Ketika kerutan menghias indahnya senyuman, Ikhlaspun merona hati, Keindahan fisik akhirnya hablur bersama waktu berjalan, Namun sejuknya hati takkan pernah mati. Wahai sang waktu, Tak mampu kumemintamu tuk menunggu kesiapanku, Karena kutahu, Takkan prnah bisa kau bertoleran kepadaku. Rasanya tiada habis memikirkan kebutuhan duniawi, Nafsu dunia terkadang menjelma dalam diri, Hingga lupa bahwa akhiratlah tujuan akhir, Lupa bahwa dunia hanya tempat mengumpulkan amal. Dulu,kuselalu bangga pada manusia2 hebat Yang memperoleh karir luar biasa,jabatan tinggi dan kedudukan mewah. Namun kudapati saudara,keluarga dan sahabat, Satu persatu menghadap kehadirat Allaahu rabbul aalamiin, Tak membawa satupun miliknya, Maka kuganti kebanggaanku pada manusia2 yang sukses dalam memberi manfaat pada hidup dan pada sesama. Segala yang kulakukan kini hanya dalam rangka memperoleh berkah hidup, Dan membawa manfaat kepada sesama. Hanya berharap syafaat Rasulullaah Dan cinta kasih Allah Subhanahu wata...

DIMANAKAH LETAK KEADILAN?

Belajar untuk ikhlas, Belajar untuk tulus, Melatih diri untuk senantiasa bersabar, Menerima semua yang telah terjadi sebagai garis kudrat Yang Kuasa. Meskipun rasa tak rela masih juga muncul. Tak rela ketika yang kutanam dipetik orang tanpa izin. Tak rela jika tanamanku direnggut orang lain tanpa konfirmasi. Tak rela jika yang kutanam dihancurkan orang2 tak bertanggung jawab. Berlatih mengaplikasikan "sadar diri" dalam kehidupan sehari-hari. Berlatih dengan penuh kesadaran diri,bahwasanya tiada seorang manusia di dunia ini yang sempurna hingga kuharus memaksakan semua orang berlaku seperti keinginanku. Berlatih menekan segala negatif thinking dan menggantinya dengan positif thinking. Berlatih untuk tak menyalahkan orang lain atas kemalangan yg menimpa diri. Meskipun terkadang jelas orang telah berlaku tak adil. Hingga hati kadang teriak, Ketika keadilan itu tercabik. Oh,keadilan.... Dimanakah kau tatkala mereka menyesakkanku? Kemanakah kau ketika mereka mengambil hakku? Kese...

KETIKA JIWA MERINTIH IKHLAS😢

Hati yang ikhlas..., Teruslah tulus dalam berlaku, Tetaplah santun dalam bertutur kata, Dan tetaplah istiqomah berjuang dalam kebaikan, Dunia fanaa, Keikhlasan kini diuji, Ketulusan saat ini tengah dipertanyakan, Bukan kepada siapa,tapi kepada dirimu sendiri. Sudah ikhlaskah dirimu? Setulus apakah perjuanganmu? Dan sepositif apakah dirimu berpikir tentang orang lain? Ya,bukan dia dan mereka yang harus kamu pertanyakan keburukannya,karena mereka tak bisa menjadi seperti yg kamu harapkan. Kamu yang menanam bisa saja orang lain yg menggarapnya. Semua itu lumrah dalam kisah hidup duniawi. Lantas haruskah kamu menyalahkan dia atau mereka yg telah berlaku naif padamu? Atau bisakah kamu menahan mereka berlaku tak adil padamu? TIDAK...!!! Kamu seorang takkan mampu mengubah orang lain, Namun kamu mampu mengubah dirimu yang awalnya terlalu menanggapi atau meratapi ketidakadilan yang terjadi pada hidupmu, Ayo,bangkitlah!!! Tetap istiqomah dalam berbuat!!! Biarkan mereka memetik hasilnya,yang b...

CURAHAN HATIKU PADAMU,WAHAI MALAM...

Wahai malam... Indahmu masih setia menggeliat manja menyisir kesendirianku, Kesejukanmu berdesir lembut menyusuri relung kalbuku, Membuat sukmaku berbisik... Betapa sempurnanya DIA yang menciptakanmu, Dia begitu indah,hingga keindahannyapun memenuhi hatiku, Mencairkan kebekuan yang tlah lama bersemayam. Percayalah, Di sini kutengah berjuang melewati setiap malam panjang bersama cintaNya, Saat ini kutengah tertatih menempuh setiap lorong gelap bersama rindu yang senantiasa bersemi, Selalu ada asa di setiap langkahku, Meskipun harus tersendat,terjatuh,bahkan kadang berbalik arah. Wahai malam... Setiamu membuatku terus menyimpan harap, Kelak Dia,sang pemilik cintaku akan memanggilku dengan penuh kerinduan, Seperti kerinduanku padaNya. Dia,yang meletakkan rasa cintaku hanya padaNya akan memanggilku dengan penuh rahmat kasih sayangNya. Ada kemarau dalam siangku, Ada hujan dalam malamku, Ada ombak dalam jalanku, Namun semua tetap indah, Karena DIA yang indah tak pernah luput dari ingatan,...

Goresan cintaku

Malam dan bulan, Indahnya yang takkan pernah terabaikan. Seperti halnya DIA yang selalu indah dalam akal dan hati. Senyuman ini slalu menampakkan pesona, Tatkala mengingatNya. Aura bahagiapun terpancar lembut, Merona indah pada wajah. Tiada habis kata memuji indahNya, Tiada mati rasa ini menikmati indah hadirNya. Lembut hati ini karenaNya, Nyaman rasa ini olehNya, CINTA....ILAHI.... Tiada cinta yang bisa membuat hati senyaman ini, Selain karena CintaNya, Tiada rasa seindah ini, Selain Oleh CintaNya. Maka kulepaskan segala naluri selain mengharap ridhoNya. Kutepis segala ambisi selain hanya mengharap rahmatNya. Dan kubuang jauh segala asa selain mengharap CintaNya. Kuganti harapan duniawi yang mengecam harap dan asaku, Berharap manfaat bagi sesama. Dan terus berlari menggapai asa cinta Sejatiku.

GORESAN CINTA DI PENGHUJUNG LELAPKU

Cinta... Hingga kini,senyum masih menghias bibirku kala merasakan debaranmu, Hatiku masih jua berdenyut indah kala merasakan hadirmu, Sekarang semakin bergelora namun sangat tenang hingga membuat sanubariku begitu nyaman. Alhamdulillaah, Terima kasih Cinta..... Kutemukan Kau tatkala dilema menjeratku, Kutemukan Kau ketika kalutku atas takdir yang menerpa, Kutemukan Kau di saat kuharus jatuh dalam keputusan pelik di tengah kebimbangan, Dulu, Kumerasakan kemalangan yang luar biasa dahsyatnya, Harus menerima kenyataan yang tak pernah kuharapkan, Namun ternyata,kemalangan itu justru menjadi asa yang sungguh luar biasa manfaatnya. Ketegaran,kemandirian,kebahagiaan,kenyamanan, malah menjadi satu kesatuan pengiring kepribadianku. Terima kasih ,Cinta.... Kini dirimu hadir sebagai cinta sejatiku, Pelipur segala lara, Penghablur sepi, Yang senantiasa setia menemani Karena Kau tak pernah jauh, Karena Kau di sini,di jantung hatiku. #loveALLAH #terimakasihCINTA 😍😍😍