Ketika kerutan menghias indahnya senyuman,
Ikhlaspun merona hati,
Keindahan fisik akhirnya hablur bersama waktu berjalan,
Namun sejuknya hati takkan pernah mati.
Wahai sang waktu,
Tak mampu kumemintamu tuk menunggu kesiapanku,
Karena kutahu,
Takkan prnah bisa kau bertoleran kepadaku.
Rasanya tiada habis memikirkan kebutuhan duniawi,
Nafsu dunia terkadang menjelma dalam diri,
Hingga lupa bahwa akhiratlah tujuan akhir,
Lupa bahwa dunia hanya tempat mengumpulkan amal.
Dulu,kuselalu bangga pada manusia2 hebat
Yang memperoleh karir luar biasa,jabatan tinggi dan kedudukan mewah.
Namun kudapati saudara,keluarga dan sahabat,
Satu persatu menghadap kehadirat Allaahu rabbul aalamiin,
Tak membawa satupun miliknya,
Maka kuganti kebanggaanku pada manusia2 yang sukses dalam memberi manfaat pada hidup dan pada sesama.
Segala yang kulakukan kini hanya dalam rangka memperoleh berkah hidup,
Dan membawa manfaat kepada sesama.
Hanya berharap syafaat Rasulullaah
Dan cinta kasih Allah Subhanahu wata'ala😇
Komentar
Posting Komentar