Langsung ke konten utama

KETIKA....

Ketika kerutan menghias indahnya senyuman, Ikhlaspun merona hati, Keindahan fisik akhirnya hablur bersama waktu berjalan, Namun sejuknya hati takkan pernah mati. Wahai sang waktu, Tak mampu kumemintamu tuk menunggu kesiapanku, Karena kutahu, Takkan prnah bisa kau bertoleran kepadaku. Rasanya tiada habis memikirkan kebutuhan duniawi, Nafsu dunia terkadang menjelma dalam diri, Hingga lupa bahwa akhiratlah tujuan akhir, Lupa bahwa dunia hanya tempat mengumpulkan amal. Dulu,kuselalu bangga pada manusia2 hebat Yang memperoleh karir luar biasa,jabatan tinggi dan kedudukan mewah. Namun kudapati saudara,keluarga dan sahabat, Satu persatu menghadap kehadirat Allaahu rabbul aalamiin, Tak membawa satupun miliknya, Maka kuganti kebanggaanku pada manusia2 yang sukses dalam memberi manfaat pada hidup dan pada sesama. Segala yang kulakukan kini hanya dalam rangka memperoleh berkah hidup, Dan membawa manfaat kepada sesama. Hanya berharap syafaat Rasulullaah Dan cinta kasih Allah Subhanahu wata'ala😇

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Laa Haula Walaa Quwata Illa Billaah

Entah apa lagi yang dirahasiakan olehNya, siang ini tanpa sengaja saya terjatuh dari motor gegara sang pengendara motor di depanku mendadak belok ke kanan tanpa tanda apapun. Astagfirullah al adziim, sebulan lebih sehari usia motorku. Pulang ke rumah kumenerawang intropeksi diri dan menghitung dosa2 yang telah kulakukan. Yah, begitu banyak dosa yang telah kulakukan ya Allah, musibah sekecil ini belumlah bisa menghapuskan kekhilafan yang selama ini kulakukan. Rabbigfirliy🤲🏻😇🙏🏻 Sambil menantikan anakku Hany dari sekolah, hari ini adalah hari pertamanya pulang menggunakan alat angkutan umum. Ada sedikit rasa khawatir dan gelisah menantikannya namun semua telah kuserahkan pdaNya. Alhamdulillah akhirnya anakku datang juga. Segala yang terjadi hari ini begitu membuatku kembli sangat menyadari diri sebagai manusia yang tak memiliki dy upaya selain krenaNya.

JANGAN SOMBONG....BERSYUKURLAH NAK!!!

Keberhasilanmu meraih prestasi kali ini, Bukanlah karenamu,bukan pula karena bunda. Namun karenaNya,ALLAH SUBHANAHU WATA'ALA. Tak berhenti bunda mendoakan kesuksesanmu. tiada jemu bunda berharap berkah Allah atasmu. Dan tanpa jenuh bunda meminta istiqomahmu kepadaNya. Anakku sayang....Raihany Salsabilah Dini Muslim. Kunamai dirimu berharap sesuai dengan karakter cantikmu. Sosok yg bisa membawa kami mencium keharuman surga. Sosok yang slalu memegang teguh akidah Islam. Sosok yang akan slalu teguh menjalankan hidup. sesuai syariat dan hakekat ISLAM. Senantiasa sadar bahwa semua yang terjadi karenaNYA. Dan atas kehendakNYA. ALLAH AZZA WA JALLA. YAA RABBY.... Jagalah anakku dari segala fitnah buruk dunia. Jauhkan dia dari iri dan dengki duniawi. Tegakkan langkahnya menuju cinta kasihMU. Luruskan jalannya menuju akidahMU. Hingga berkah cintaMU menjadi tujuan mutlaknya. Dan harum surgaMU menjadi alasannya dalam melangkah.