Langsung ke konten utama

BERSYUKURLAH NAK!

Terbangun kaget gara2 seorang anak remaja laki2 yang kira2 berusia 17 tahun mengetuk pintu sambil berkata"rumput di samping rumahnya mau saya cabutkan bu?" karena kaget dan juga takut, sy menjawab'"ndakji dek". Sambil kembali memelas dia kembali berkata" saya kira mauki bu,biar sy cabutkan rumputnya" sayapun tetap menjawab "tidakji dek". Diapun pergi dan menuju rumah tetangga,karena penasaran,sy mengamati apa yg terjadi. Ternyata sang tetanggapun menolaknya,bahkan mengusirnya. Entah darimana datangnya,tiba2 dadaku terasa sesak menahan rasa iba yang mendera. Inilah mungkin yang dikatakan "rasa kemanusiaan", "messi nyawa" kata orang bugis. Secepat kilat kusambar mukena dan berlari mencari remaja itu dikarenakan rasa bersalahku,menyadari bahwa dia mungkin memang sedang membutuhkan bantuan. Untung saja ku bisa mandapatkannya. Hampir saja rasa bersalah ini tak berujung. Kupun bertanya dia darimana dan mengapa sampai di tempat ini. Dia jawab "sy dari rmh kakak di labili2 bu,sampai di tempat ini hanya mau cari kerja biar dapat uang".Tak dapat kubendung sesaknya dadaku,ingin menangis rasanya. Subhanallaah😭😭😭. Begitu kerasnya kehidupan yang tak pandang bulu,bahkan menghampiri jiwa2 yang menurutku belum bertanggung jawab dalam memandirikan diri dalam hal finansial. Namun begitulah sepak terjang hidup. Datang menghampiri manusia mengatasnamakan garis nasib ataupun kodrat. Tak ada satupun yang mampu menolak ataupun menghindar darinya. (tanpa bermaksud riya) Akhirnya,kuberikan sedikit ala kadarnya sebagai ongkos pulang dan sisanya dapat beli makanan. Sambil berkata" sabar yah,dan tetap jujur dalam hidup. InsyaAllah kejujuran dan kerja kerasmu akan membawamu ke kehidupan yang lebih baik lagi.Amin😇 Sampai di rumah kumengisahkan hal ini pada anakku,memberinya hikmah bahwa tidak semua anak bisa beruntung mendapatkan kesempatan untuk belajar,makan,dan tidur dengan nyaman nak. Maka gunakanlah kesempatanmu sebaik2nya. Hargailah setiap kenyamanan yang kau dapatkan. Dan teruslah bersyukur atas nikmat yang Allah berikan. TanpaNya,kita tiada daya dan upaya. Laa haula walaa quwata illaa billaah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Laa Haula Walaa Quwata Illa Billaah

Entah apa lagi yang dirahasiakan olehNya, siang ini tanpa sengaja saya terjatuh dari motor gegara sang pengendara motor di depanku mendadak belok ke kanan tanpa tanda apapun. Astagfirullah al adziim, sebulan lebih sehari usia motorku. Pulang ke rumah kumenerawang intropeksi diri dan menghitung dosa2 yang telah kulakukan. Yah, begitu banyak dosa yang telah kulakukan ya Allah, musibah sekecil ini belumlah bisa menghapuskan kekhilafan yang selama ini kulakukan. Rabbigfirliy🤲🏻😇🙏🏻 Sambil menantikan anakku Hany dari sekolah, hari ini adalah hari pertamanya pulang menggunakan alat angkutan umum. Ada sedikit rasa khawatir dan gelisah menantikannya namun semua telah kuserahkan pdaNya. Alhamdulillah akhirnya anakku datang juga. Segala yang terjadi hari ini begitu membuatku kembli sangat menyadari diri sebagai manusia yang tak memiliki dy upaya selain krenaNya.

JANGAN SOMBONG....BERSYUKURLAH NAK!!!

Keberhasilanmu meraih prestasi kali ini, Bukanlah karenamu,bukan pula karena bunda. Namun karenaNya,ALLAH SUBHANAHU WATA'ALA. Tak berhenti bunda mendoakan kesuksesanmu. tiada jemu bunda berharap berkah Allah atasmu. Dan tanpa jenuh bunda meminta istiqomahmu kepadaNya. Anakku sayang....Raihany Salsabilah Dini Muslim. Kunamai dirimu berharap sesuai dengan karakter cantikmu. Sosok yg bisa membawa kami mencium keharuman surga. Sosok yang slalu memegang teguh akidah Islam. Sosok yang akan slalu teguh menjalankan hidup. sesuai syariat dan hakekat ISLAM. Senantiasa sadar bahwa semua yang terjadi karenaNYA. Dan atas kehendakNYA. ALLAH AZZA WA JALLA. YAA RABBY.... Jagalah anakku dari segala fitnah buruk dunia. Jauhkan dia dari iri dan dengki duniawi. Tegakkan langkahnya menuju cinta kasihMU. Luruskan jalannya menuju akidahMU. Hingga berkah cintaMU menjadi tujuan mutlaknya. Dan harum surgaMU menjadi alasannya dalam melangkah.