Langsung ke konten utama

EGO YANG TERHEBAT

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ Ancaman itu datang tatkala diri bertahan pada prinsip Menolak keras segala pengatasnamaan "kebersamaan" tanpa musyawarah Kiranya diri dapat menjadi insan yang berguna bagi diri sendiri Yang tak larut dan manggut-manggut pada kesemena-menaan Tidak! Tidak ada provokasi, tidak ada keras hati Kita bicara bukan tentang keras hati tapi tentang *sahnya sebuah keputusan" Pun bukan tentang nilai "mata uang" tapi kembali tentang indahnya "sipakalebbi" sebagai dasar budaya kita. Tak ada yang bertindak sebagai provokator, Karena kami punya hati nurani Yang mampu berbicara dan bertindak tegas terhadap sebuah "kekeliruan" dan juga "kesalahan". Meski mulut tak mengatakan "salah" namun hati kecil tetap akan berkata "salah" Itulah "naluri" Naluri yang takkan pernah berdusta. Kemarin kumasih menjadi manusia Yang kadang turut,ikut dan larut pada hal yang kadang tak sesuai hati nurani Namun sekarang "Tidak Lagi" Saya akan bertahan pada "kebenaran" Dan meneguhkan amanah yang diberikan Allah Subhanahu Wata'ala Sebagai khalifah dalam menjalankan amar ma'ruf nahi munkar LAKUM DIINUKUM WALIYADIIN Lakukan apapun yang kau anggap benar Namun jangan mencari-cari "kesalahan" orang lain agar terlihat "benar"

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Laa Haula Walaa Quwata Illa Billaah

Entah apa lagi yang dirahasiakan olehNya, siang ini tanpa sengaja saya terjatuh dari motor gegara sang pengendara motor di depanku mendadak belok ke kanan tanpa tanda apapun. Astagfirullah al adziim, sebulan lebih sehari usia motorku. Pulang ke rumah kumenerawang intropeksi diri dan menghitung dosa2 yang telah kulakukan. Yah, begitu banyak dosa yang telah kulakukan ya Allah, musibah sekecil ini belumlah bisa menghapuskan kekhilafan yang selama ini kulakukan. Rabbigfirliy🤲🏻😇🙏🏻 Sambil menantikan anakku Hany dari sekolah, hari ini adalah hari pertamanya pulang menggunakan alat angkutan umum. Ada sedikit rasa khawatir dan gelisah menantikannya namun semua telah kuserahkan pdaNya. Alhamdulillah akhirnya anakku datang juga. Segala yang terjadi hari ini begitu membuatku kembli sangat menyadari diri sebagai manusia yang tak memiliki dy upaya selain krenaNya.

JANGAN SOMBONG....BERSYUKURLAH NAK!!!

Keberhasilanmu meraih prestasi kali ini, Bukanlah karenamu,bukan pula karena bunda. Namun karenaNya,ALLAH SUBHANAHU WATA'ALA. Tak berhenti bunda mendoakan kesuksesanmu. tiada jemu bunda berharap berkah Allah atasmu. Dan tanpa jenuh bunda meminta istiqomahmu kepadaNya. Anakku sayang....Raihany Salsabilah Dini Muslim. Kunamai dirimu berharap sesuai dengan karakter cantikmu. Sosok yg bisa membawa kami mencium keharuman surga. Sosok yang slalu memegang teguh akidah Islam. Sosok yang akan slalu teguh menjalankan hidup. sesuai syariat dan hakekat ISLAM. Senantiasa sadar bahwa semua yang terjadi karenaNYA. Dan atas kehendakNYA. ALLAH AZZA WA JALLA. YAA RABBY.... Jagalah anakku dari segala fitnah buruk dunia. Jauhkan dia dari iri dan dengki duniawi. Tegakkan langkahnya menuju cinta kasihMU. Luruskan jalannya menuju akidahMU. Hingga berkah cintaMU menjadi tujuan mutlaknya. Dan harum surgaMU menjadi alasannya dalam melangkah.