Langsung ke konten utama

KETIKA JIWA MERINTIH IKHLAS😢

Hati yang ikhlas..., Teruslah tulus dalam berlaku, Tetaplah santun dalam bertutur kata, Dan tetaplah istiqomah berjuang dalam kebaikan, Dunia fanaa, Keikhlasan kini diuji, Ketulusan saat ini tengah dipertanyakan, Bukan kepada siapa,tapi kepada dirimu sendiri. Sudah ikhlaskah dirimu? Setulus apakah perjuanganmu? Dan sepositif apakah dirimu berpikir tentang orang lain? Ya,bukan dia dan mereka yang harus kamu pertanyakan keburukannya,karena mereka tak bisa menjadi seperti yg kamu harapkan. Kamu yang menanam bisa saja orang lain yg menggarapnya. Semua itu lumrah dalam kisah hidup duniawi. Lantas haruskah kamu menyalahkan dia atau mereka yg telah berlaku naif padamu? Atau bisakah kamu menahan mereka berlaku tak adil padamu? TIDAK...!!! Kamu seorang takkan mampu mengubah orang lain, Namun kamu mampu mengubah dirimu yang awalnya terlalu menanggapi atau meratapi ketidakadilan yang terjadi pada hidupmu, Ayo,bangkitlah!!! Tetap istiqomah dalam berbuat!!! Biarkan mereka memetik hasilnya,yang bahkan merupakan hasil dari tanamanmu. Bukankah itu semua rahmatNya??? Kamu tetap bisa menabur benih kebaikan di atas namamu? Di atas kerja kerasmu? Wallaahu a'lam bissawaab. Semua hanya bercerita tentang gemerlap dunia, Semua hanya bisa berkisah tentang kesuksesannya berada di depan layar. Tak mengapa, Biarkan dirimu tetap rendah hati, Menjadi ibarat stuntmen. Yang berjuang keras memperagakan adegan sampai berdarah-darah, namun sang artis lah yang tershoot kamera. Namun,meskipun demikian, Tetaplah tersenyum sebagai wujud kerendahan hatimu, Meskipun tardzalimi sekaligus terabaikan. Allah melihatmu dari kacamataNya. Bukan dari kacamata mereka yang hatinya berselimut keserakahan dunia.

Komentar

  1. Aamiin,

    Rasa sakit "tidak disebabkan oleh rasa sakit itu sendiri namun disebabkan oleh penilaian anda atasnya, dan anda punya kekuatan untuk dibangkitkan pada setiap saat." - Marcus Aurelius

    It's all about your perspective. Ubah suasana hati dengan mengubah apa yang dipikirkan. Tetap bertumbuh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul....the all about our perspective.Dan kitapun takkan bisa memaksakan orang lain untuk berubah ke arah pemikiran kita,maka diri kita sendirilah yg harus mengubah pikiran. Thanks yah.

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Laa Haula Walaa Quwata Illa Billaah

Entah apa lagi yang dirahasiakan olehNya, siang ini tanpa sengaja saya terjatuh dari motor gegara sang pengendara motor di depanku mendadak belok ke kanan tanpa tanda apapun. Astagfirullah al adziim, sebulan lebih sehari usia motorku. Pulang ke rumah kumenerawang intropeksi diri dan menghitung dosa2 yang telah kulakukan. Yah, begitu banyak dosa yang telah kulakukan ya Allah, musibah sekecil ini belumlah bisa menghapuskan kekhilafan yang selama ini kulakukan. Rabbigfirliy🤲🏻😇🙏🏻 Sambil menantikan anakku Hany dari sekolah, hari ini adalah hari pertamanya pulang menggunakan alat angkutan umum. Ada sedikit rasa khawatir dan gelisah menantikannya namun semua telah kuserahkan pdaNya. Alhamdulillah akhirnya anakku datang juga. Segala yang terjadi hari ini begitu membuatku kembli sangat menyadari diri sebagai manusia yang tak memiliki dy upaya selain krenaNya.

JANGAN SOMBONG....BERSYUKURLAH NAK!!!

Keberhasilanmu meraih prestasi kali ini, Bukanlah karenamu,bukan pula karena bunda. Namun karenaNya,ALLAH SUBHANAHU WATA'ALA. Tak berhenti bunda mendoakan kesuksesanmu. tiada jemu bunda berharap berkah Allah atasmu. Dan tanpa jenuh bunda meminta istiqomahmu kepadaNya. Anakku sayang....Raihany Salsabilah Dini Muslim. Kunamai dirimu berharap sesuai dengan karakter cantikmu. Sosok yg bisa membawa kami mencium keharuman surga. Sosok yang slalu memegang teguh akidah Islam. Sosok yang akan slalu teguh menjalankan hidup. sesuai syariat dan hakekat ISLAM. Senantiasa sadar bahwa semua yang terjadi karenaNYA. Dan atas kehendakNYA. ALLAH AZZA WA JALLA. YAA RABBY.... Jagalah anakku dari segala fitnah buruk dunia. Jauhkan dia dari iri dan dengki duniawi. Tegakkan langkahnya menuju cinta kasihMU. Luruskan jalannya menuju akidahMU. Hingga berkah cintaMU menjadi tujuan mutlaknya. Dan harum surgaMU menjadi alasannya dalam melangkah.